selamat datang di fakhririzki.blogspot.com :) mari lihat, baca, dan rasakan sensasinya ! may these all could be useful for us..

Selasa, 03 April 2012

STAN, "kampus dengan sejuta budaya"

Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), lebih banyak dikenal sebagai kampus pemasok pegawai keuangan di Kemenkeu dan instansi lainnya yang penuh dengan banyak anak berkacamata (baca: orang pintar). Pandangan ini memang tidak bisa disalahkan, tetapi teramat salah bila mengatakan kampus ini hanya terbatas sampai disitu. Masih banyak potensi-potensi lain yang ada di kampus ini. Dan Kebudayaan daerah yang menyatu menjadi satu dalam Budaya Nusantara terlihat jelas dalam Festival Budaya Nusantara 2012 yang diadakan 1 April 2012 kemarin.

Apa yang bisa kita lihat ? ternyata masih banyak yang belum melupakan keunikan dan kekhasan daerah masing-masing. Memang kamus ini hampir mayoritas adalah anak-anak dari pulau Jawa, tapi ternyata masih banyak anak-anak dari daerah yang tersebar di seluruh penjuru nusantara. Festival ini juga menjadi ajang tersendiri untuk menunjukkan kreatifitas dalam memperkenalkan budaya masing-masing. Setidaknya ini menjadi sebuah event yang bisa membangkitkan rasa kecintaan kita terhadap budaya daerah di tengah pengaruh kuat budaya asing di era globalisasi saat ini. Suatu hal yang harus kita ingat adalah "tidak perlu untuk menjadi seorang ahli budaya, cukup menjadi seorang yang dengan tulus mencintai budaya, budaya Indonesia."

"Kebudayaan adalah hasil karya manusia, karena itu hanyalah manusia sendiri yang bisa melestarikannya, termasuk dengan melakukan promosi melalui cara-cara buatan manusia" (Fakhri Rizki Saputra)

menjadi seorang public speaker yang baik, mudahkah ?

Public speaking adalah proses berbicara kepada sekumpulan orang secara berstruktur yang bertujuan untuk menyampaikan informasi, mempengaruhi lawan bicara, atau bahkan menghiburnya. Sebagai seorang mahasiswa yang bergelut di dunia kampus pastinya tidak akan pernah terlepas dari yang namanya aktivitas public speaking. Contoh kecil adalah ketika kita melakukan persentasi di depan kelas. Saat itu kita sedang menjadi public speaker untuk dosen dan teman-teman kita. karena itu tidak ada satupun mahasiswa yang tidak pernah melakukan public speaking. Tapi masalahnya sekarang apakah anda public speaker yang baik ??

Banyak sekali orang yang tidak percaya diri ketika akan berbicara di depan orang banyak. Mereka seakan akan tidak berani mengungkapkan sesuatu, yang mungkin disebabkan karena takut salah atau bahkan karena takut diberikan pertanyaan. Ketidakberanian inilah yang sering menjadi alasan banyak orang untuk tidak mau berbicara di depan umum. Sebenarnya ketidakberanian disini adalah hal kosong, sebab tidak ada satupun individu di dunia ini yang takut berbicara di depan umum. Anda percaya ? mari kita buktikan, bayangkan apabila saya menyuruh anda untuk bebricara di depan seribu anak TK. saya sangat yakin tidak ada satupun yang takut berbicara di depan seribu anak TK. Atau bayangkan ketika saya menyuruh anda untuk berbicara menjelaskan bagaimana cara mengoperasikan komputer di depan lima ribu penduduk primitif yang sama sekali tidak mengerti komputer dan sangat berharap anda menjelaskannya kepada mereka. Beranikah anda ? tetapi sekarang bayangkan ketika saya menyuruh anda berbicara mengenai hukum di depan presiden, menteri, dan tiga orang ahli hukum. Masih beranikah anda ?? untuk yang terakhir saya 100% yakin anda tidak berani melakukannya.

Hal apa yang bisa kita petik dari analogi ini ? jelas, yang menjadi masalah utama untuk menjadi seorang public speaker yang baik bukanlah soal keberanian, tetapi seberapa jauhkah anda mengusai dan memahami materi yang akan ada sampaikan. Penguasaan materi adalah hal yang mutlak diperlukan, karena dengan penguasaan materi yang baik, anda akan menjadi percaya diri untuk menyampaikannya kepada orang lain. Sehingga ketidakberanian itu akan hilang dengan sendirinya. Persiapan yang baik akan mencegah penampilan yang buruk..

Saya bukan seorang public speaker professional , tetapi hanya sharing berbagai pengalaman dan ilmu. Semoga kita bisa menjadi seorang public speaker yang baik..